Politik dan Perempuan
Masukan dari Aktivis Perempuan Masih Diabaikan
JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Upaya mendorong keterwakilan perempuan dalam lembaga legislatif menjadi perhatian Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI). Pernyataan ini disampaikanAnggota DPR Hetifah Sjaifudian dalam diskusi dengan tema "Implikasi UU No. 7 tahun 2017 Tentang Pemilu Terhadap Keterwakilan Perempuan di Parlemen Melalui Pileg 2019" yang diselenggarakan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Senin (25/9/2017).
Mengawali diskusi, Hetifah yang merupakan salah satu anggota Pansus RUU Pemilu menyampaikan pengalamannya sebagai pembuat kebijakan. Ia merasakan sulitnya membuat pengaturan yang mendukung keterwakilan perempuan. Terhadap ketentuan pengaturan perempuan dalam UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu, Hetifah menilai tidak banyak perubahan.
"Berbagai masukan dari para aktivis perempuan masih diabaikan," kata Politisi perempuan dari partai Golkar, Hetifah Sjaifudian.
Terkait dengan pencalegan, Hetifah mengemukakan bahwa penentuan nomor urut bagi caleg perempuan sangat penting. Menurutnya, nomor urut satu dan dua turut mendorong keterpilihan caleg.
"Nomor urut pertama bagi perempuan sangat penting bagi keterpilihan," ujarnya.
Selain Hetifah, hadir pembicara lainnya Ratna Dewi Pettalolo dari Bawaslu RI. Menurut Dewi salah satu kendala pencalegan perempuan adalah soal pendanaan. Dewi juga berpesan agar caleg perempuan jangan sampai melakukan pelanggaran seperti politik uang.
Sementara itu, Ketua Umum KPPI, Dwi Septiawati menjelaskan untuk mewujudkan keterwakilan perempuan tidak cukup dengan mendorong perempuan maju sebagai caleg, tetapi juga perlu mengawal pemenangan.
*) sumber : netralnews

Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah
Assalamu'alaikum ibu hetifah...semoga ibu selalu dlm keadaan sehat wal'afiat y bu????????bu saya mau bertanya dan minta tolong,rabu kemaren di Sekolah Rakyat 2 Samarinda ibu bilang orang tua yg anak nya sekolah disitu akan dpt bantuan perbaikan rumah,kebetulan rumah yg saya tempati ini lg ad gusuran bu,saya di suruh pindah,kebetulan ada tanah kakak di bangun bagi dua sm saya, dan saya skrg ini benar" Membutuhkan dana buat bangun rumah secepat nya,apakah ada yg bisa bantu bu????????soalnya sebagian rumah yg saya tempati saat ini sudah saya bongkar jd saya tidur seadanya dlu,kmren anak saya yg sdi SR sakit kan smpat saya bawa pulang kasian dia bu karna bangunan nya sdh di bongkar sebagian jd dia tidur siang kepanasan terpaksa ngungsi di tempat kakek nya,mohon solusinya bu,bisa di cek ke sini bu ????????