Politik dan Perempuan
Pansus RUU Pemilu Belum Bahas Penambahan Kuota Perempuan
JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) revisi Undang-Undang Pemilu menyampaikan untuk memenuhi kuota 30 persen perempuan dalam politik nasional diperlukan penambahan kuota pencalonan hingga menjadi 50 persen. Seperti halnya di Kosta Rika, kuota perempuan terpenuhi 30 persen setelah ambang batas kuotanya 50 persen.
"30 persen dicalonkan itu 18 persen (menang) itu sudah bagus. Kalau di Kosta Rika dia ingin 30 persen jadi baru dicalonkannya 50 persen. Jangan sampai kalau hanya dicalonkan 30 persen," kata anggota Pansus RUU Pemilu Hetifah Sjaifudian dalam acara diskusi bertajuk 'Perempuan di Pilkada 2017 dan Politik Afirmasi UU Pemilu' yang diselenggarakan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) di kantor Sekretariat Bersama Kodifikasi UU Pemilu, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/11/2016).
Dia menambahkan, dalam RUU Pemilu yang sedang dibahas saat ini memang belum ada rencana penambahan kuota pencalonan perempuan. Maka, diperlukan adanya desakan dari sejumlah elemen terutama aktivis perempuan agar kuota perempuan dapat ditambah.
"RUU Pemilu kita mau ada desakan dari civil society baik untuk lobi politik maupun masukan, bagaimana gender ini bisa dimasukan," tambah Hetifah.
Seperti diketahui, Perludem mencatat tingkat partisipasi kaum hawa dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2017 tergolong rendah, yaitu hanya 44 perempuan dari total 614 calon kepala daerah di seluruh Indonesia, menurun sekira 0,30 persen, dari 7,47 persen menjadi 7,17 persen dibandingkan dengan periode 2015 silam.
*) sumber : Okezone

Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah
Assalamu'alaikum ibu hetifah...semoga ibu selalu dlm keadaan sehat wal'afiat y bu????????bu saya mau bertanya dan minta tolong,rabu kemaren di Sekolah Rakyat 2 Samarinda ibu bilang orang tua yg anak nya sekolah disitu akan dpt bantuan perbaikan rumah,kebetulan rumah yg saya tempati ini lg ad gusuran bu,saya di suruh pindah,kebetulan ada tanah kakak di bangun bagi dua sm saya, dan saya skrg ini benar" Membutuhkan dana buat bangun rumah secepat nya,apakah ada yg bisa bantu bu????????soalnya sebagian rumah yg saya tempati saat ini sudah saya bongkar jd saya tidur seadanya dlu,kmren anak saya yg sdi SR sakit kan smpat saya bawa pulang kasian dia bu karna bangunan nya sdh di bongkar sebagian jd dia tidur siang kepanasan terpaksa ngungsi di tempat kakek nya,mohon solusinya bu,bisa di cek ke sini bu ????????