Profil 2 Perempuan yang Dipercaya Menjadi Waketum Partai Golkar

JAKARTA - Dari 11 wakil ketua umum dalam jajaran pengurus DPP Partai Golkar Periode 2019-2024, terdapat dua perempuan. Keduanya adalah Hetifah Sjaifudian dan Nurul Qomaril Arifin. Berikut profil keduanya.

Hetifah Sjaifudian merupakan salah satu politikus senior Golkar yang sudah beberapa periode menjabat di DPR RI. Dia maju ke Senayan melalui Daerah Pemilihan Kalimantan Timur.

Hetifah lahir di Bandung, 30 Oktober 1964. Hetifah lulus S1 Jurusan Teknik Planologi, Institut Teknologi Bandung. Pendidikan S2-nya di Master in Public Policy, National University of Singapore. Kemudian, S3 di School of Politics and International Studies, Flinders University, Adelaide, Australia.

hetifah 2 Profil 2 Perempuan yang Dipercaya Menjadi Waketum Partai Golkar

Hetifah Sjaifudian. Foto/Instagram

"Alhamdulillah sy dipercaya menjadi satu dari 11 orang Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar periode kepengurusan 2019-2024. Tentu ini adalah amanah dan tanggung jawab yang luar biasa. Terima kasih semua dan mari terus berkarya untuk Indonesia," tulis Hetifah di akun Instagram.

Sosok kedua yang menjadi wakil ketua umum adalah Nurul Qomaril Arifin atau yang lebih dikenal Nurul Arifin. Perempuan kelahiran Bandung, 18 Juli 1966 ini kini juga menjadi anggota DPR RI. Pada Pemilu 2019, dia maju ke Senayan melalui Dapil Jawa Barat 1.

nurul arifin inews Profil 2 Perempuan yang Dipercaya Menjadi Waketum Partai Golkar

Nurul Arifin. Foto/iNews

Nurul menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Jurusan Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia. Mantan artis ini sudah lama terjun ke politik melalui Partai Golkar. Dia pernah menjadi wakil sekjen Partai Golkar dan staf khusus pimpinan DPR RI. Selain itu, pada 2018 Nurul bertarung di Pilkada Kota Bandung. Namun, dia dan pasangannya yakni Chairul Y Hidayat hanya memperoleh 310.418 suara. Pasangan itu kalah dari Oded M. Danial-Yana Mulyana yang meraup 634.682 suara.

Untuk diketahui, total ada 11 wakil ketua umum di DPP Partai Golkar 2019-2024. Mereka adalah Kahar Muzakkir, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Azis Syamsuddin, Agus Gumiwang Kartasasmita, Hetifah Sjaifudian, Rizal Mallarangeng, Melchias Markus Mekeng, Roem Kono, Nurul Arifin, Nurdin Halid, dan Bambang Soesatyo.

*) sumber : sindonews.com


Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Ibu . saya guru bimbingan konseling.di SMA 15 tahun.smk 10 tahun.pernah membantu mengajar bidang studi sejarah.terakhir tahun 2017 jam pelajaran sejarah dikurangi. Pertanyaan adalah kenapa?

  2. Halo kak hetifah. Saya murid dari Sma muhammadiyah tanah grogot kak.Nama saya Dea Andriyani, Saya harap saya lolos dalam pendaftaran beasiswa pip untuk daerah paser. Karena dengan adanya Beasiswa ini sangat sangat sangat membantu untuk membayar spp saya Yang sudah telat 6 bulan๐Ÿ™๐Ÿ™ terima kasih kak

Lihat semua aspirasi