TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada serentak, 9 Sesember 2015 lalu, memunculkan harapan baru bagi masyarakat Kaltim. Pelantikan dilaksanakan Rabu (17/2) di Plenary Hall Sempaja oleh Gubernur Kaltim. Enam pasangan bupati dan wakil bupati, Kab. Kutai Kartanegara, Paser, Mahulu, Berau, Kutai Timur, serta Walikota dan Wakil Walikota Samarinda.
Terkait dengan pelantikan tersebut, Hetifah mendorong untuk melanjutkan sinergi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
"Sebagai anggota Dewan yang memiliki fungsi pengawasan, kami perlu melakukan pengawalan implementasi Otonomi Daerah (Otda) pasca terbitnya UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Kita harus ciptakan sinergi pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,".
Seperti diketahui bahwa selama ini Kabupaten dan Kota di Kaltim seperti di anak tirikan oleh pusat. Berbagai permasalahan terkait Anggaran, dan kebijakan sering merugikan daerah.
Hetifah menambahkan "Perlu adanya sinergi yang kuat agar anggaran dan kebijakan yang ada dipusat bisa di kawal dan menguntungkan daerah" Terang Hetifah.
Secara khusus Hetifah juga mengucapkan selamat kepada Yusriansyah Syarkawi-Mardikansyah Bupati dan Wakil Bupati Paser, Rita Widyasari-Edi Damansyah Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Ismunandar-Kasmidi Bulang Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur, Syaharie Ja'ang-Nusyirwan Ismail Walikota dan Wakil Walikota Samarinda, Muharram-Agus Tantomo Bupati dan Wakil Bupati Berau, Bonifasius Belawan Geh-Juan Jenau sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu. (*)

Knp waktu saya cek dana pip d google ko dana sudah d kembalikan ke pusat padahal saya blm ambl uangx
Semoga ibu sukses selalu
citradwiatikasari@gmail.com