Legislator Perempuan Diminta Buat Kebijakan Pro Kaumnya

Hetifah Sjaifudian ingin wakil rakyat perempuan buat kebijakan pro perempuan dan anak

Jakarta,Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar 'Penguatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR DAN DPD Peserta Pemilu 2019' pada 2-4 September 2019. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi anggota DPR/DPD perempuan terpilih. 

"Ya jadi pertama mengucapkan selamat untuk perempuan yang terpilih. Secara jumlah kita bersyukur ada peningkatan namun terpilih saja belum cukup karena kita juga sebagai perempuan legislatif baik itu di DPR RI, DPD RI, DPRD kita perlu meningkatkan kompetensi dan daya pengaruh," ujar salah satu pembicara acara, Hetifah Sjaifudian di lokasi, Jakarta, Senin (2/9/2019). 

Setelah ini, ia ingin ada dampak positif terhadap para wakil rakyat kaum Hawa. Terutama peningkatan kualitas dalam membuat kebijakan yang pro perempuan dan anak. 

"Sehingga keterwakilan kita, perempuan itu, lebih bermakna bukan hanya dari jumlah meningkat. Tapi juga apa yang kita buat, apa kebijakan yang menurut kita bisa memberikan pengaruh positif kepada kehidupan perempuan dan anak," kata Wakil Ketua Komisi X DPR ini. 

Sementara, Menteri PPPA Yohana Yembise, mengatakan kegiatan yang pihaknya selenggarakan diharapkan mampu meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik. Khususnya dalam memenuhi kuota anggota legislatif perempuan sebesar 30 persen, yang pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 baru terpenuhi 20,52 persen. 

"Jadi presentasi saya pikir karena perempuan di seluruh Indonesia perempuan itu sudah mulai diperhitungkan. Kami juga melakukan sosialisasi, sebarluaskan ke seluruh Indonesia dilakukan terhadap perempuan agar berminat masuk legislatif dan akhirnya kita bisa kenaikan sedikit tapi belum memenuhi target. Target kami adalah 30 persen," jelas Yohana. 

*) sumber : nusantaratv.com

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. saya sudah tahun ke delapan mengajar di salah satu SMK Negeri tapi terkendala dengan pelatihan dan sebagainya karena ada beberapa pelatihan yang tidak menerima guru yang hanya memenuhi jenjang D3, sedangkan untuk informasi mengenai program beasiswa agak lambat karena daerah kami yang masuk kategori tertinggal, dan kadan sulit karena harus ada NUPTK sedangkan salah satu syarat adalah NUPTK sebuah masalah yang sangat dilematis, sedangkan mengajar adalah obsesi saya, mohon informasi untuk beasiswa terutama pembelajaran atau kuliah jarak jauh, terima kasih

  2. Assalamualaikum....saya guru honor TK di Bandung lulusan D1 PGTK dan sekarang sedang melanjutkan kuliah S1 PG PAUD di UT,adakah bantuan beasiswa untuk saya? Terima kasih banyak jika ibu berkenan membantu saya.

  3. Trimaksih ibu atas segala usaha yang ibu lakukan buat kami guru2 honorer yang ada di kota balikpapan,begitu juga daerah lain.kami berharap ada solusi yang diberikan bagi kami guru honorer yang sudah lama mengajar.kami adalah K2 balikpapan .yang berharap mendapat jawaban dari setiap permohonan kami .Salam sukses buat setiap program kerja ibu.

Lihat semua aspirasi