Samarinda- Menteri Pariwisata, Arief Yahya menegaskan sektor pariwisata akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Hal ini seperti dikemukakan pada acara Millennials Gathering dengan tema "Millennials dalam Pariwisata di Era Industri 4.0", Sabtu (30/3) di Swiss Bell Samarinda.
"Pak Presiden menetapkan pariwisata sebagai leading sektor. Pariwisata menurut saya akan dapat meningkatkan pendapatan daerah, dan peningkatan indeks kebahagiaan", ujar Arief.
Arief meyakini bahwa pariwisata Indonesia akan segera mengungguli negara-negara lainnya.
"Indonesia ditetapkan sebagai top 10 destinasi yang harus dikunjungi. Negara dengan pertumbuhan pariwisata tercepat se-dunia. Indonesia tumbuh 3 kali lipat dibandingkan dengan pertumbuhan asia", lanjut Arief.
Terkait kebijakan Kemepar terhadap peran serta millennials dalam pariwisata, Arief Yahya menyebut bahwa saat ini pemerintah telah melakukan kebijakan destinasi digital.
“Kita punya 55 destinasi digital. Baru kemarin saya meresmikan yang ke 55 di Minahasa. Destinasi digital yaitu destinasi yang indah di kamera. Camera genic. Indah dilihat di HP ataupun medsos. Itu yang sekarang terus kita kembangkan”, ujar Arief.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian optimis generasi millennial dapat turut meningkatkan pariwisata Indonesia. Hal tersebut didukung dengan kreatifitas anak-anak muda.
“Anak-anak muda Samarinda dan Kaltim ini sangat kreatif. Saya yakin dengan kreatifitas itu bisa meningkatkan wisata di Kaltim. Kalau disini sudah ada Pak Menteri (Arief Yahya), ada saya sebagai DPR dan Pak Wakil Gubernur, pasti akan mudah mengambil kebijakan meningkatkan wisata kita”, kata Hetifah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi menyampaikan dukungan terhadap kegiatan dalam rangka meningkatkan wisata Kaltim.
“Pariwisata penyumbang kedua devisa negara kita, harus terus kita support. Tidak gampang maka kita harus bekerja keras dan bekerja dengan doa dan tulus”, ujar Hadi.

Mohon ijin bertanya ibu.. Utk pip ank sekolah sd itu wajib kk sinikah ortunya.... Kalau anaknya sdh masuk kk keluarga sini.. tp orang tuanya msh kk luar pulau apakah bs dftr pip...
Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah