Pansel KPU Dinilai Cukup Kompeten dan Kredibel

  JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR Hetifah Sjaifudian menyambut baik ditunjuknya anggota panitia seleksi komisioner Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu periode 2017-2022. Ia menilai 11 anggota pansel yang terpilih memiliki rekam jejak yang baik. "Menurut saya figur-figur tersebut cukup kredibel dan kompeten," kata Hetifah saat dihubungi, Selasa (6/9/2016). Politisi Partai Golkar ini mengatakan, pansel tersebut memiliki tugas berat, yakni harus mampu memilih orang-orang yang siap membangun KPU-Bawaslu menjadi lembaga yang bisa dipercaya publik. Apalagi, pada 2019 pemilihan presiden dan pemilu legislatif akan dilakukan serentak. Ini menyebabkan butuh kemampuan manajemen dan kerja sama yang baik di antara komisioner KPU dan Bawaslu. "Mereka selama ini cukup kritis, mudah-mudahan ketika memilih juga teliti dan selektif," ucap Hetifah. Hetifah hanya mempertanyakan minimnya jumlah perempuan dalam komposisi pansel. Dari sebelas orang, hanya ada dua orang sebagai keterwakilan perempuan. "Harusnya minimal 3. Anggota KPU nanti harus ditambah yang perempuan. Sekarang hanya satu dari tujuh. Minimal harus dua. Apalagi target keterwakilan perempuan di parlemen harus ditingkatkan. Salah satunya dengan manajemen pemilu yang lebih ramah perempuan," ucap Hetifah. Pansel KPU-Bawaslu diatur melalui Keppres bernomor 98/P Tahun 2016 per tanggal 2 September 2016. Berdasarkan surat Keppres, tim bertugas membantu Presiden Joko Widodo menetapkan calon anggota KPU periode 2017-2022 dan calon anggota Bawaslu periode 2017-2022 yang akan diajukan ke DPR. Pansel KPU dan Bawaslu terdiri dari sebelas anggota yang merangkap Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris. Berikut adalah nama-nama Timsel: Ketua merangkap Anggota               : Saldi Isra Wakil Ketua merangkap Anggota : Ramlan Surbakti Sekretaris merangkap Anggota     : Soedarmo Anggota: 1. Widodo Ekatjahjana 2. Valina Singka Subekti 3. Hamdi Muluk 4. Nicolaus Teguh Budi Harjanto 5. Erwan Agus Purwanto 6. Harjono 7. Betti Alisjahbana 8. Komarudin Hidayat   *) sumber: http://nasional.kompas.com/2016/09/06/pansel.kpu.kompeten.dan.kredibel

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum Ibu, mohon maaf mengganggu waktu Ibu sebentar. Perkenalkan Ibu saya salah satu mahasiswa Universitas Mulawarman dan sudah punya kelompok untuk melaksanakan KKN di Kampung Merabu Kecamatan Kelay Kabupaten Berau Bu. Mohon maaf Ibu, dengan ini saya jelaskan sedikit maksud tujuan saya, kemarin kami baru dikabari bahwa akan ada Universitas lain dari Jogja yang akan melaksanakan KKN juga di kampung tersebut dengan periode yang sama, tetapi dari pihak DPMK Berau dan DPMPD Provinsi meminta kami yang digeser ke kampung lain Ibu???? Dengan segala hormat, kami memohon bantuan dan pertimbangan Ibu agar kelompok kami tetap dapat melaksanakan KKN di Kampung Merabu. Saat ini program kerja kami sudah disusun dan dipersiapkan secara matang berdasarkan potensi serta kebutuhan Kampung Merabu, bahkan persiapan dan finalisasi kelompok sudah berada pada tahap akhir. Apabila lokasi KKN kami dipindahkan, tentu kami harus menyusun kembali program kerja dan melakukan penyesuaian dari awal. Oleh karena itu, kami sangat berharap agar kelompok Universitas Mulawarman tidak menjadi pihak yang digeser. Besar harapan kami kiranya Ibu dapat membantu dan mempertimbangkan hal ini. Atas perhatian dan bantuan Ibu, kami ucapkan terima kasih.

  2. Mohon beasiswa buat ananda: Nama : mawar fathonah Sekolah : SDN 10 Tanah Grogot Kelas : 3b

Lihat semua aspirasi