Sosialisasi Sinergi Warga Benua Etam di Luar Daerah dalam Memaksimalkan Pariwisata Menyambut IKN

YOGYAKARTA - Sosialisasi Sinergi Warga Benua Etam di Luar Daerah dalam Memaksimalkan Pariwisata Menyambut IKN di Kaltim.

Acara Sosialisasi Sinergi Warga Benua Etam di Luar Daerah dalam Memaksimalkan Pariwisata dalam Menyambut Ibukota Negara, telah diadakan di Hotel Jambuluwuk Yogyakarta, Senin, 9 Desember 2019.

Acara ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Dr Ir Hetifah Sjaifudian MPP, anggota Komisi X DPR RI dari Provinsi Kalimantan Timur.

Peserta acara tersebut adalah para mahasiswa asal Kalimantan Timur yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Acara tersebut dihadiri oleh hampir 100 peserta dari berbagai universitas.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Promosi Luar Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Sesi pertama diisi dengan paparan dari berbagai narasumber yang ahli di bidang pariwisata.

Sesi kedua merupakan sesi Focus Group Discussion, dimana para peserta diminta untuk aktif berpartisipasi dalam diskusi. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan asal kabupaten/kotanya di Kalimantan.

Selanjutnya, tiap kelompok diminta menggambarkan kelemahan, potensi, serta kekuatan pariwisata di daerahnya masing-masing.

Rido Tri Putra, mahasiswa asal Universitas Gajah Mada Yogyakarta menganggap, acara ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pariwisata daerah.

“Mahasiswa Kaltim di luar daerah dapat berperan dalam mempromosikan kunjungan wisata ke Kaltim. Kolaborasi harus dilakukan agar proses ini berjalan optimal”, ujarnya.

Dihubungi secara terpisah, Hetifah mengatakan sosialisasi seperti ini sangat penting, terutama dalam rangka menyambut Kalimantan Timur sebagai Ibukota negara.

“Masyarakat Kaltim harus teredukasi mengenai isu-isu yang mungkin muncul dengan pindahnya ibukota, baik dalam bidang pariwisata atau yang lainnya. Saya harap program-program ini dapat terus diadakan”, ucapnya.

Acara ditutup dengan pemaparan kesimpulan, serta rekomendasi yang dapat dilakukan untuk memajukan pariwisata Kalimantan Timur kedepannya. Beberapa rekomendasi yang muncul antara lain adalah diadakannya pagelaran seni khas Kalimantan Timur, dan juga kolaborasi antar organisasi mahasiswa daerah di luar Kalimantan Timur.

*) sumber : tribun kaltim

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Berikut usulan saya (Muhammad Munadi salah satu Dosen Manajemen Pendidikan di IAIN Surakarta ) berkait dengan Pendidikan: 1. Proporsi Bidik Misi (KIP Kuliah) mestinya lebih banyak diberikan kepada mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri/Swasta (PTKN/PTKS) di bawah koordinasi Kementerian Agama dikarenakan jumlah mahasiswa kurang mampu lebih banyak (pangsa pasar PTKN/PTKS adalah calon mahasiswa dari orang tua berstatus ekonomi ke bawah dibandingkan ekonomi memengah ke atas) dibandingkan mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/PTS) di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset dan Teknologi. 2. Masih ada diskriminasi dilakukan pejabat daerah terhadap stakeholder internal Madrasah Pra Sekolah, Dasar dan Menengah (RA, MI, MTs, dan MA) - baik dari sisi prestasi siswa, pendidik, tenaga kependidikan, sarana prasarana serta anggaran. 3. Orientasi perubahan PTN termasuk PTKN dari Satker ke BLU dan PTN-BH perlu dikaji ulang dikarenakan berlawanan secara substansial atas UUD 1945 dan Pancasila. Terutama PTN/PTKN yang memiliki program studi ilmu dasar (sosial, alam, maupun agama). Prodi ilmu dasar ini harus dilindungi dikarenakan ilmu-ilmu inilah yang menyokong pengembangan ilmu terapan. 4. Untuk mengurangi double anggaran, diperlukan penyatuan kegiatan berkait pendidikan antara PTKN di bawah koordinasi Kementerian Agama dan PTN di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset dan Teknologi dari jenjang Pra Sekolah/Madrasah sampai PT: a. Seleksi Mahasiswa Baru secara Nasional b. Kompetisi/Lomba Siswa/Mahasiswa (sain, seni, agama, olah raga, dll) Demikian usulan saya.

  2. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Berikut usulan saya (Muhammad Munadi salah satu Dosen Manajemen Pendidikan di IAIN Surakarta ) berkait dengan Pendidikan: 1. Proporsi Bidik Misi (KIP Kuliah) mestinya lebih banyak diberikan kepada mahasiswa pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri/Swasta (PTKN/PTKS) di bawah koordinasi Kementerian Agama dikarenakan jumlah mahasiswa kurang mampu lebih banyak (pangsa pasar PTKN/PTKS adalah calon mahasiswa dari orang tua berstatus ekonomi ke bawah dibandingkan ekonomi memengah ke atas) dibandingkan mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri/Swasta (PTN/PTS) di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset dan Teknologi. 2. Masih ada diskriminasi dilakukan pejabat daerah terhadap stakeholder internal Madrasah Pra Sekolah, Dasar dan Menengah (RA, MI, MTs, dan MA) - baik dari sisi prestasi siswa, pendidik, tenaga kependidikan, sarana prasarana serta anggaran. 3. Orientasi perubahan PTN termasuk PTKN dari Satker ke BLU dan PTN perlu dikaji ulang dikarenakan berlawanan secara substansial atas UUD 1945 dan Pancasila. Terutama PTN/PTKN yang memiliki program studi ilmu dasar (sosial, alam, maupun agama). Prodi ilmu dasar ini harus dilindungi dikarenakan ilmu-ilmu inilah yang menyokong pengembangan ilmu terapan. 4. Untuk mengurangi double anggaran, diperlukan penyatuan kegiatan berkait pendidikan antara PTKN di bawah koordinasi Kementerian Agama dan PTN di bawah koordinasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset dan Teknologi dari jenjang Pra Sekolah/Madrasah sampai PT: a. Seleksi Mahasiswa Baru secara Nasional b. Kompetisi/Lomba Siswa/Mahasiswa (sain, seni, agama, olah raga, dll) Demikian usulan saya.

  3. assallamualikum ibu hetifah, selamat pagi, semoga sehat selalu . perkenalkan bu saya Rezkita Bagas Prakasih, anak muda yang berasal dari Balikpapan yang baru saja menyelesaikan pendidikan S1 jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Muhammadiyah Malang, bulan maret kemarin dengan waktu tempuh 3,5 tahun. Saya juga pernah melakukan kunjungan kerja di DPR RI pada tahun 2019 lalu. Saya juga memiliki pengalaman magang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan selama 2 bulan lamanya. Saya memiliki keinginan untuk bekerja di bidang pemerintahan. Sebelumnya, saya mohon izin ingin bertanya sedikit cara dan tips untuk mendaftar menjadi tenaga ahli di DPR RI bagaimana ya bu? apakah ada persyaratan awal yg harus di lengkapi atau ada kualifikasi tersendiri mas? 🙏 mohon pencerahannya, terimakasih ☺️ Wassallamualaikum warahmatullohi wabarakatuh

Lihat semua aspirasi