Perempuan Didorong Daftar Calon Komisioner KPU-Bawaslu

Jumlah perempuan dari seluruh pendaftar masih relatif sedikit. VIVA.co.id – Isu keterwakilan perempuan baik sebagai penyelenggara negara maupun calon legislatif (caleg) menjadi hal krusial yang dibahas dalam konteks Pemilu. Undang Undang (UU) Pemilu sebelumnya seperti UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Legislatif dan UU Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggara Pemilu telah mensyaratkan 30 persen keterwakilan perempuan baik caleg maupun komposisi di penyelenggara Pemilu. "Namun sejak 25 September lalu, saat pemerintah telah membuka pendaftaran calon komisioner KPU dan Bawaslu hingga saat ini jumlah perempuan yang mendaftar masih kurang," kata Anggota Komisi II DPR, Hetifah Sjaifudian saat dihubungi, Selasa 2 November 2016. Hetifah mendorong agar makin banyak lagi perempuan yang mendaftarkan diri menjadi calon komisioner KPU-Bawaslu. Waktu pendaftaran terakhir adalah hari ini. Menurutnya, tak sedikit akademisi dan aktivis perempuan yang memiliki kapasitas mumpuni untuk memimpin KPU dan Bawaslu. "Masih ada waktu karena penutupan pendaftaran hari ini tanggal 2 November. Saya mendorong perempuan-perempuan yang memiliki kualitas daftar seleksi KPU-Bawaslu," ujar Wasekjen Golkar ini. Hetifah juga mengingatkan bahwa Pemilu 2019 nanti akan berbeda dengan Pemilu sebelumnya karena pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) akan dilaksanakan serentak. Keserentakan ini memberi kensekuensi tugas KPU dan Bawaslu semakin berat. “Mengingat beratnya tugas penyelenggara Pileg dan Pilpres nanti, komisioner KPU dan Bawaslu mestinya ditambah. Kalau sekarang hanya 7 orang nanti bisa ditambah jadi 11 orang. Dalam pembahasan RUU Pemilu nanti ini akan kami bahas," katanya. *) sumber : viva.co.id

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Anak saya th 2023 dpat pip hetifah setelah itu TDK cair lagi padahal teman2 nya cair semua sampe skrng pernh usul ke sekolah pihak sekolah bilng kalo belum ada

  2. Assalamualaikum Ibu Hertifah Perkenalkan saya : Linda Mohon maaf sebelumnya, saya ingin bertanya Buu.. Bagaimana cara utk dapatkan Program PIP Ibu Hertifah utk jenjang SD ?? Karena ke 3 anak saya semua tdk pernah dapat PIP dari sekolah Bu..Bagaimana saya mengajukannya utk anak saya yg no.3 ini supaya bisa dapat Bu karena keadaan Ekonomi Keluarga kami yg sangat Minim/Pas²an.. suami Kerja Buruh Bangunan yg tdk tentu Bu… Sekiranya Ibu bisa Bantu keluarga Kami dgn Program yg Ibu Pimpin ini. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih Ibu.. Wassalamu'alaikum

Lihat semua aspirasi