Jakarta,- Menjadi keynote speaker dalam Bimbingan Teknis untuk pemahaman branding Wonderful Indonesia dan konten marketing, Anggota DPR RI dapil Kaltim, Hetifah Sjaifudian menyampaikan pentingnya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sektor kepariwisataan.
"Dalam hal pelayanan kepada wisatawan perlu dipastikan. Bagaimana seseorang mampu meninggalkam kesan dan pesan kepada pengunjung," ucap Hetifah dalam acara bertempat di Hotel Selyca Samarinda, Sabtu pagi, 2 November 2010.
Selain itu, sinergitas antar pelaku wisata dalam setiap destinasi dan aksesibilitas harus bisa diandalkan.
"Harus ada pararel antar destinasi dan aksesibilitas ke Kaltim yang tidak mahal juga bisa diandalkan," tegasnya yang juga Wakil Ketua Komisi X itu.
Pun, soal terjaminnya keamanan dan keselamatan para wisatawan harus terjaga. Kemudian, strategi marketing dan promosi wisata juga perlu ide-ide kreatif.
Belum lagi sementara ini telah ada beberapa daerah di Kaltim yang mendapatkan dukungan khusus kawasan pariwisata. Yakni, Kabupaten Berau dan Kabupaten Mahulu yang telah menjadi ikon wisata lokal di internasional.
"Ditambah Fesma di Samarinda, Erau di Kukar dan Balikpapan Fest bisa mendapatkan support dari APBN melalui Kementerian Pariwisata dan Ekraf," jelas dia.
Yang pasti, di tahun 2020 nanti Kaltim akan meningkatkan sektor kepariwisataan tiap daerah yang turut dibarengi dalam sektor ekonomi.
Apalagi mencuatnya kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim memiliki peluang Pariwisata yang dapat menjanjikan.
"Isu IKN ini kan yang menjadikan Kaltim daerah ibu kota, jadi harus kita apresiasi. Otomatis memperoleh perhatian pusat lebih mudah," pungkasnya.
*) sumber : klikkaltim

Mohon ijin bertanya ibu.. Utk pip ank sekolah sd itu wajib kk sinikah ortunya.... Kalau anaknya sdh masuk kk keluarga sini.. tp orang tuanya msh kk luar pulau apakah bs dftr pip...
Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah