Politik dan Perempuan
Kowani Gelar Pembekalan Bagi Bakal Caleg Perempuan
Jakarta Kabar3.com - Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menggelar sosialisasi Undang-Undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Pembekalan Bagi Bakal Calon Anggota Legislatif. Acara ini dihadiri para perempuan dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Kowani.
Ony Jafar Hafsah selaku Ketua Kowani yang mewakili Giwo Rubianto Wiyogo Ketua Umum Kowani, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya para caleg perempuan untuk memahami aturan Pemilu.
"Bidang Politik Kowani menitikberatkan program pengetahuan sistem Pemilu dan kepartaian pada perempuan karena sangat berpengaruh pada pentingnya keterwakilan perempuan di sektor publik," ujar Onny.
Hadir pula Hetifah sebagai narasumber di acara ini yang merupakan Anggota Komisi II DPR RI. Ia menyebutkan, bahwa perempuan yang akan mencalonkan diri wajib mengetahui dan memahami seluruh isi UU Pemilu.
Ia juga menjelaskan bahwa banyak sekali pengaturan yang diatur dalam UU Pemilu karena mengatur aturan tentang penyelenggara Pemilu, Pileg dan Pilpres.
"Kalau keserentakan Pemilu ini kan berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). UU Pemilu ini mengatur ketentuan terkait penyelenggara Pemilu, Pileg dan Pilpres," cetus Politisi Golkar ini kepada Kabar3.com melalui pesan singkatnya, Kamis (1/3/2018).
Berkenaan dengan pencalegan perempuan, ia membagi pengalaman sebagai caleg dan menuturkan ada lima hal penting yang harus diperhatikan perempuan bakal caleg.
"Ada lima hal penting bagi caleg-caleg perempuan yaitu dukungan partai, keluarga, jaringan sosial, pendanaan serta tim," tegasnya.
Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu mengungkapkan, bahwa sejak sekarang bakal caleg perempuan sudah harus membuat tim pemenangan karena pendaftaran caleg sudah dekat.
"Setiap ada perempuan yang kelihatannya pingin nyaleg, saya selalu tanya, sudah buat tim belum. Harus segera membentuk tim," tutur Hetifah.
Menurutnya, tim sangatlah penting agar dapat dibentuk dari kader-kader partai yang punya loyalitas dan kompetensi. Selain itu, caleg juga bisa merekrut anak-anak muda sebagai tim sukses.
"Cari dari orang terdekat atau orang yang dikenal untuk tim inti karena selain kompetensi, loyalitas sangatlah penting. Ikut sertakan kader partai muda atau mahasiswa dalam internship di tim sukses," tutupnya.
*) sumber : Kabar3

tolong bantu saya ibu pip 2 tahun ga cair saya BU(BUTUH UANG) untuk daftar sma.tolong bantu saya..
Sebagai masukan selama ini kader posyandu ini adalah tngan pertama yg menjangkau bayi balita yg stunting kader yg sweping kader juga yg memantau tp kader ini tidak mendapatkan kelayakan insentif sedangkan kita tau begitu besar anggaran yg dipakai untuk penanganan stunting tp hanya sekedar uang tranportasi untuk kunjungan saja kami tidak dapat
Untuk bisa bendapatkan bantuan beasiswa hetifah