JAKARTA - Anggota DPR RI Dapil Kaltim Hetifah Sjaifudian mengucapkan selamat kepada bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota yang baru saja dilantik di Istana Negara pada Kamis (20/02/2025) lalu.
Di mana ada tujuh pasangan bupati/wali kota yang dilantik Presiden Prabowo Subianto. Itu dari total 961 kepala daerah. Ketujuh pasangan tersebut yaitu: Rahmad Mas’ud-Bagus Susetyo (Balikpapan), Neni Moerniaeni-Agus Haris (Bontang), Andi Harun-Saefudin Zuhri (Samarinda), Frederick Edwin-Nanang Adriani (Kutai Barat), Adriansyah Sulaiman-Mahyunadi (Kutai Timur), Fahmi Fadli-Ikhwan Antasari (Paser), dan Mudyar Noor-Abdul Waris Muin (Penajam Paser Utara)
Politisi partai Golkar ini meyakini, bahwa para kepala daerah ini adalah kader terbaik Kaltim yang siap membawa perubahan bagi Kaltim. Kaltim memiliki potensi yang sangat besar ke depan dengan berbagai sumber daya yang dimiliki. Ia berharap program kerja yang akan dilakukan nantinya oleh para kepala daerah merupakan program yang pro-rakyat kecil dan berasaskan keadilan sosial.
Hetifah yang kini juga menjabat sebagai ketua Komisi X DPR RI juga mengungkapkan bahwa pendidikan harus menjadi pilar utama dalam setiap program kerja para kepala daerah. Dengan adanya transfer dana daerah, sudah selayaknya para pemimpin baru ini berkomitmen untuk mengalokasikan setidaknya 20 persen anggaran APBD untuk kemajuan pendidikan daerah.
“Sekali lagi saya ucapkan selamat bagi para kepala daerah Kaltim yang baru dilantik, semoga menjadi pemimpin yang amanah dan dicintai oleh rakyatnya,” terang Hetifah.

Nabila
Saya punya anak SD kelas 1 kenapa tidak dpt PIP sekolah di SDN sambutan 004
Assalamualaikum ibu mohon maaf saya mau bertanya soal wajib belajar 13 tahun Anak saya lahir di tanggal 09-07-2020 Dan tahun ini sdh lulus TK tapi anak saya kemungkinan tidak bisa masuk SD di karena kn umur nya yg di kata kn kurang lalu buat apa di ada kn wajib belajar 13 tahun apabila umur tetap jadi persoalan utama ibu tolong ibu solusi nya