Prihatin Kualitas Pendidikan Menurun

MPI Kaltim Gelar Seminar Pendidikan BERBAGAI persoalan yang terjadi di dunia pendidikan ternyata membuat resah kalangan pemuda. Tentu semuanya harus diselesaikan sehingga diketahui apa penyebabnya sehingga kualitas pendidikan merosot. Itu salah satu alasan bagi Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kaltim, menggelar Seminar Sehari Membedah Masalah Pendidikan. Menurut Ketua MPI - KNPI Kaltim Amir P Ali SE, semua pihak yang terkait dan peduli dengan dunia pendidikan harusnya duduk satu meja, untuk mencari berbagai alternatif memperbaiki kualitas pendidikan. Ini menurutnya sangat penting, sehingga tidak jadi pencundang di daerahnya sendiri. Menurutnya, Sumber Daya Alam (SDA) di Kaltim sangat besar, hanya saja belum didukung dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menggarapnya. Ini kemudian yang menyebabkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang pemberdayaan SDA lebih memilih mendatangkan tenaga potensial dari luar daerah. Sementara putra daerah hanya menjadi penonton. Tentu saja, kondisi ini tak bisa dibiarkan begitu saja, banyak hal yang sebenarnya bisa digarap demi peningkatan SDM di Kaltim. Itu bila semua komponen yang terlibat dan pihak yang peduli bersatu. "Tentu ini tantangan bagi kita, harus kita buktikan Kaltim mampu meningkatkan SDM dan menyiapkan tenaga ahli yang siap pakai. Makanya, kita berharap seminar ini akan bisa menemukan jalan keluar yang potensial, sehingga menjadi lebih baik hasilnya," tandasnya kemarin. Menurunnya kualitas pendidikan itu juga bisa dilihat dari hasil Unas yang baru saja digelar, tidak hanya di level SD, tetapi juga SMP dan SMA/SMK. Ini yang menurutnya harus disikapi dengan jelas, apa yang terjadi. Apakah pendidiknya yang salah menerapkan sistem pendidikan atau siswa atau pelajarnya yang tidak bisa menerima materi yang diberikan atau tidak belajar dengan serius. "Tentu semuanya harus ditelusuri, apa yang terjadi sehingga perbaikan yang dilakukan bisa benar-benar tepat sasaran," jelasnya lagi. Kegiatan seminar sehari itu akan digelar di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (5/6) hari ini, dimulai pukul 08.00 Wita. Beberapa pembicara nasional dipastikan hadir. Itu antara lain anggota Komisi X DPR RI, Dr Ir Hetifah dan Dr Gautama yang akan berbicara soal kebijakan tentang sistem standar pendidikan nasional dan aplikasinya. Kemudian Dr Nanang Rijono MPd dari Diknas Kaltim yang akan berbicara soal aplikasi pelaksanaan sistem pendidikan dan permasalahannya di Kaltim, juga ada Hadi Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Kaltim yang akan berbicara terkait anggaran pendidikan di Kaltim. "Kegiatan itu akan dihadiri sekitar 250 orang yang terdiri dari unsur pemerintah, pendidik, informasi belajar atau balai latihan atau lembaga pendidikan, dunia usaha seperti Kadin, BUMN dan tokoh agama dan tokoh masyarakat. (ias)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum ibu saya wali murid SDN 005 sepaku, mau tanya PIP anak saya atas nama Muhammad rafka ardinata dan Muhammad Rifki ardinata, keterangan di buku rekening saldo nya ada bu, tapi kenapa dari pihak sekolah kok tidak ada data nya, sedangkan anak saya sudah pernah dapat, kemarin ngecek buku rekening nya ada lagi masuk bu ????????

  2. Assalamu'alaikum ibu saya wali murid SDN 005 sepaku, mau tanya PIP anak saya atas nama Muhammad rafka ardinata dan Muhammad Rifki ardinata, keterangan di buku rekening saldo nya ada bu, tapi kenapa dari pihak sekolah kok tidak ada data nya, sedangkan anak saya sudah pernah dapat, kemarin ngecek buku rekening nya ada lagi masuk bu ????????

Lihat semua aspirasi