Category: Tak Terkategori
-
TRIBUN KALTIM/SUMARSONO
Anggota Komisi X DPR RI DR Hetifah MPP mengunjungi Kebun Raya Balikpapan.
Selasa, 30 Maret 2010 | 21:30 WITA
BALIKPAPAN – Banyak potensi objek wisata di Balikpapan masih bisa dikembangkan untuk meningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Demikian dikemukakan anggota DPR RI DR Hetifah MPP saat ditemui di sela-sela melakukan kunjungan ke sejumlah objek wisata di Balikpapan. -
DISKUSI Tribun Kaltim kembali digelar. Kali ini menghadirkan anggota DPR RI Komisi X DR Hetifah MPP. Diskusi rutin yang berlangsung di ruang rapat redaksi dihadiri perwakilan pemerintah, aktivis LSM, ormas kepemudaan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Sardjono pun hadir. Berikut rangkuman hasil diskusi kemarin:
SESUAI Bidang Komisi X DPR RI, yakni Pendidikan, Pariwisata, Budaya, Perpustakaan, Pemuda, dan Olahraga, diskusi pun diawali dengan pembahasan soal pendidikan di Indonesia, khususnya Balikpapan. Masalah Ujian Nasional (UN), Sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional), anggaran pendidikan, hingga persoalan etika kebangsaan guru dan anak didik menjadi topik pembahasan yang cukup seru. -
DISKUSI Tribun Kaltim kembali digelar. Kali ini menghadirkan anggota DPR RI Komisi X DR Hetifah MPP. Diskusi rutin yang berlangsung di ruang rapat redaksi, Jumat (26/3) dihadiri perwakilan pemerintah, aktivis LSM, ormas kepemudaan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Sardjono pun hadir. Berikut rangkuman hasil diskusi:
KEBIJAKAN sektor pendidikan di setiap daerah disesuaikan dengan keunggulan yang dimiliki masing-masing daerah. Kota Balikpapan misalnya, sebagai kota industri, jasa, dan perdagangan, maka sistem pendidikan, khususnya sekolah kejuruan berbasis tenaga kerja. -
DISKUSI Tribun Kaltim kembali digelar. Kali ini menghadirkan anggota DPR RI Komisi X DR Hetifah MPP. Diskusi rutin yang berlangsung di ruang rapat redaksi, Jumat (26/3) dihadiri perwakilan pemerintah, aktivis LSM, ormas kepemudaan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Sardjono pun hadir. Berikut rangkuman hasil diskusi:
PROGRAM pendidikan di Balikpapan yang berbasis tenaga kerja menarik perhatian anggota Komisi X DPR RI DR Hetifah MPP. Menurutnya, program pendidikan berbasis tenaga kerja ini layak diadopsi (dicontoh) daerah lain. Apalagi, salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Balikpapan, yakni SMKN 1 menjadi sekolah model industri di Indonesia. -
DISKUSI Tribun Kaltim kembali digelar. Kali ini menghadirkan anggota DPR RI Komisi X DR Hetifah MPP. Diskusi rutin yang berlangsung di ruang rapat redaksi, Jumat (26/3) dihadiri perwakilan pemerintah, aktivis LSM, ormas kepemudaan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Sardjono pun hadir. Berikut rangkuman hasil diskusi:
KEBIJAKAN pemerintah terkait pembentukan sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) juga menjadi pembahasan dalam diskusi bersama anggota DPR RI Komisi X Hetifah, kemarin. Sejumlah peserta diskusi mempertanyakan pogram RSBI yang terkesan hanya menjadi target proyek pemerintah pusat. -
Sebanyak 12 mahasiswa Kaltim dari berbagai Kota/Kabupaten yang sedang mengikuti Kongres Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Lembang Bandung berkesempatan bertemu dengan anggota DPR RI dari Dapil Kaltim, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP.
Dalam kesempatan tersebut para mahasiswa dengan antusias mengemukakan berbagai persoalan pendidikan dan kepemudaan di Kaltim, serta menanyakan kebijakan pemerintah pusat dan mengusulkan rekomendasi untuk memperbaiki situasi. -
Baru-baru ini, tepatnya tanggal 15 April 2010, pimpinan MPR RI Taufiq Kiemas didampingi antara lain oleh Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI daerah pemilihan (dapil) Kaltim, dan beberapa anggota MPR RI lainnya menerima delegasi Australia yang didampingi Duta Besar Australia untuk Indonesia, Bill Farmer.
Pada pertemuan ini disepakati agar kedua lembaga bisa meningkatkan kerjasama mengingat Indonesia dan Australia bertetangga sehingga apa yang terjadi di Indonesia akan dirasakan juga oleh Australia. -
Pada tanggal 27 April 2010 yang lalu, seluruh stakeholder regional Kalimantan berkumpul untuk melakukan musyawarah dan menentukan bersama apa prioritas pembangunan wilayah Kallimantan yang akan diusulkan pada Musrenbang Nasional 28 April 2010. Pertemuan yang diselenggarakan oleh Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan ini dihadiri oleh perwakilan berbagai kementrian, aggota DPR DPD RI, para Gubernur, Bupati walikota, anggota DPRD, dan Kepala SKPD se-Kalimantan.
-
Gubernur Kalimantan Timur Awang Faraoek Ishak mendukung gagasan pembentukan Rumah Aspirasi untuk menjembatani kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim dengan anggota DPR dan DPD RI. Dukungan tersebut disampaikan Awang Faraoek saat menerima Hetifah bersama Tim Penggagas Rumah Aspirasi: Dr Krisna (ITB), Zaenal (B-Trust), Achmad Wijaya (Bioma Kaltim) dan Anjar (KALIMA).
-
Sejumlah organisasi LSM dan anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kaltim menggagas rencana pembentukan Rumah Aspirasi. Menurut Hetifah, Rumah Aspirasi tidak sekadar menampung aspirasi dari daerah saja, melainkan juga akan menjadi media yang bisa menyiapkan data-data dan informasi di daerah yang perlu diperjuangan di tingkat pusat.
